Analisis Kompetensi Operator Teknis Dan Penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik Pada Dinas Arsip Dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta (Studi Kasus Pada Pelayanan Bidang Kearsipan)
DOI:
https://doi.org/10.54010/e9t39z78Keywords:
Kompetensi Operator Teknis, SRIKANDI, Pelayanan Publik, Transformasi Digital, KearsipanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kompetensi operator teknis dalam implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) serta implikasinya terhadap efektivitas pelayanan publik pada bidang kearsipan di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai fenomena yang diteliti. Informan penelitian dipilih secara purposive, yaitu pegawai yang terlibat langsung dalam pengelolaan arsip dan pengoperasian aplikasi SRIKANDI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi operator teknis memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan implementasi SRIKANDI, terutama dalam aspek pengoperasian sistem, penyelesaian kendala teknis, dan adaptasi terhadap transformasi digital kearsipan. Implementasi SRIKANDI juga terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip, mempercepat akses dokumen, meningkatkan akurasi data, serta mendukung transparansi pelayanan publik. Namun demikian, penelitian ini menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan kompetensi teknis sebagian operator, kebutuhan pelatihan berkelanjutan, dan adaptasi terhadap perubahan sistem digital. Oleh karena itu, sinergi antara kompetensi sumber daya manusia dan optimalisasi teknologi kearsipan digital menjadi faktor strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kearsipan.






