Optimizing Branch Performance In The Cleaning Service Industry: A Data Envelopment Analysis Approach
DOI:
https://doi.org/10.54010/wnesrd.v5.n1.2Keywords:
Data Envelopment Analysis, Jasa Kebersihan, Kinerja Cabang, Manajemen Sumber DayaAbstract
Dalam lanskap kompetitif industri jasa, manajemen sumber daya yang efisien dan kepuasan pelanggan sangat penting untuk kesuksesan yang berkelanjutan. Studi ini mengevaluasi efisiensi operasional sebuah perusahaan cleaning services, dengan lima cabang di Jakarta Raya, dengan menerapkan Data Envelopment Analysis (DEA). Cabang-cabang tersebut (Jakarta, Bekasi, Bogor, Depok, dan Tangerang) menunjukkan perbedaan signifikan antara target dan jumlah aktual karyawan serta pelanggan pada tahun 2023. Metodologi DEA memberikan penilaian komprehensif terhadap efisiensi masing-masing cabang, dengan mempertimbangkan baik penyebaran tenaga kerja maupun akuisisi pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa cabang Depok, dengan skor efisiensi 0,87, unggul dalam manajemen karyawan, sementara cabang Bogor, dengan skor 0,82, memimpin dalam akuisisi pelanggan. Sebaliknya, cabang Jakarta adalah yang paling tidak efisien dengan skor 0,45, menunjukkan tantangan besar di kedua hal tersebut. Temuan ini menyoroti keterbatasan pengukuran kinerja tradisional dan perlunya pendekatan evaluasi yang holistik. Studi ini merekomendasikan strategi yang disesuaikan untuk setiap cabang, dengan fokus pada pemanfaatan kekuatan dan mengatasi kelemahan spesifik. Aplikasi DEA disarankan untuk digunakan sebagai pemantauan dan peningkatan kinerja yang berkelanjutan.
Dengan mengadopsi strategi ini, perusahaan cleaning services dapat mengoptimalkan operasinya, meningkatkan kepuasan karyawan, dan meningkatkan loyalitas pelanggan, sehingga mencapai pertumbuhan yang seimbang dan berkelanjutan.






