Analisa Komunikasi Negosiasi Merger Perusahaan Digital Gojek dengan Tokopedia serta Pengaruhnya Terhadap Ekonomi Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.54010/wnesrd.v3n2.5Keywords:
Gojek, Tokopedia, Merger, Negosiasi, Ekonomi DigitalAbstract
Persaingan perusahaan digital di Indonesia yang semakin ketat mendorong perusahaan untuk melakukan strategi ekspansi guna memperkuat daya saing. Selama pandemi Covid-19, perekonomian nasional mengalami perlambatan, namun sektor digital justru mengalami percepatan akibat fenomena forced digitalization. Salah satu langkah strategis yang menonjol adalah merger antara Gojek dan Tokopedia yang membentuk Grup GoTo sebagai ekosistem teknologi terbesar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses negosiasi dalam merger Gojek-Tokopedia serta dampaknya terhadap perekonomian Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah buku, jurnal ilmiah, berita, dan dokumen regulasi terkait merger dan akuisisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses negosiasi melibatkan pembahasan kompleks terkait komposisi kepemilikan saham, valuasi perusahaan, pertimbangan regulasi, dan strategi posisi pasar. Kesepakatan menghasilkan pembagian saham sekitar 60% untuk pemegang saham Gojek dan 40% untuk pemegang saham Tokopedia, yang mencerminkan konsolidasi strategis antar entitas sejenis. Dari sisi ekonomi, merger ini memberikan dampak positif berupa penguatan ekosistem digital nasional, peningkatan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto, perluasan peluang bagi UMKM, serta kemudahan akses layanan terintegrasi bagi konsumen. Namun demikian, terdapat potensi risiko berupa konsentrasi pasar, isu antitrust, dan hambatan bagi pemain baru di industri digital. Secara keseluruhan, merger ini merupakan solusi win-win yang menciptakan sinergi bisnis sekaligus memerlukan pengawasan regulasi untuk menjaga persaingan usaha yang sehat dan perlindungan data konsumen.






